Showing posts with label BeasiswaS2. Show all posts
Showing posts with label BeasiswaS2. Show all posts
Inilah 6 Negara yang Menggratiskan Pendidikan Hingga Perguruan Tinggi

Inilah 6 Negara yang Menggratiskan Pendidikan Hingga Perguruan Tinggi

11/08/2016 0
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
sumber foto: www.news.okezone.com

Pentingnya pendidikan bagi anak Indonesia membuat pemerintah menetapkan satu hari untuk diperingati sebagai hari pendidikan nasional. Pendidikan merupakan pelita, jalan keluar dari belenggu penjajahan. Kemudian dipilihlah tanggal 2 Mei yang merupakan hari kelahiran Ki Hajar Dewantara dan ditetapkan sejak 1959 sebagai hari pendidikan nasional.

Kendati demikian, 70 tahun sejak Indonesia merdeka dan 57 tahun sejak tanggal 2 Mei ditetapkan, angka putus sekolah di Indonesia masih mengkhawatirkan. Berdasararkan laporan terbaru Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD), Education at Glance 2015, persentase putus sekolah di Indonesia menempati posisi tertinggi kedua di dunia.

Laporan tersebut menyorot persentase masyarakat suatu negara yang tidak menyelesaikan pendidikan menengah (setara SMA). China menempati posisi pertama dengan jumlah pelajar putus sekolah sebanyak 64 persen. Diikuti oleh Indonesia 60 persen, Meksiko 54 persen, Turki 50 persen, Brasil 39 persen.

Di Indonesia putus sekolah seringkali dilandasi oleh alasan ekonomi seperti biaya sekolah yang mahal, keadaan ekonomi yang memaksa anak-anak bekerja membantu orangtua, akses pendidikan yang jauh dari jangkauan. Pemerintah pun berusaha menekan angka putus sekolah dengan memberikan berbagai bantuan seperti BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan KIP (Kartu Indonesia Pintar).
Agaknya Indonesia harus menunggu lama untuk bisa menggratiskan biaya pendidikan dari mulai tingkat sekolah dasar hingga tingkat perguruan tinggi seperti negara-negara berikut ini. 

1. FINLANDIA

Tahukah adik-adik Negara mana yang kualitas pendidikannya menduduki peringkat pertama di dunia?
Jawabannya adalah Finlandia. Kualitas pendidikan di Negara ini memang luar biasa sehingga membuat iri semua guru di seluruh dunia. 

Peringkat satu dunia ini diperoleh Finlandia dari hasil survey internasional yang komprehensif pada tahun 2003 oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Tes tersebut mengukur kemampuan siswa di bidang sains, membaca dan juga matematika. Hebatnya, Finlandia bukan hanya unggul secara akademis tapi juga unggul dalam pendidikan anak-anak lemah mental. Singkatnya, Finlandia berhasil membuat semua siswanya menjadi cerdas. Lantas apa kuncinya?

(Baca Juga: Mengapa Kualitas Pendidikan di Finlandia Menduduki Peringkat Pertama di Dunia?)

Finlandia membebaskan biaya kuliah dan menawarkan banyak program kuliah dalam Bahasa Inggris. Akan tetapi Pemerintah Finlandia meminta mahasiswa internasional untuk dapat memenuhi biaya hidup mereka dengan baik. Jadi, pendek kata, pemerintah membiayai biaya kuliah tetapi tidak untuk biaya hidup.

Kisaran biaya hidup di Finlandia untuk seorang mahasiswa adalah sekitar 500-800 Euro per bulan.

Oh ya, selain pendidikan di Finlandia gratis, guru-guru di sana dipilih secara selektif dan minimal harus mengantongi ijazah S2 dan merupakan peringkat 10 terbaik di kelasnya saat kuliah.

2. SWEDIA 

Swedia adalah salah satu negara terindah dan terkaya di dunia. Negara ini menawarkan gelar pendidikan berkualitas dan terjangkau di dunia. Lebih dari 900 program kuliah dari 35 universitas disampaikan dalam Bahasa Inggris. Swedia adalah negara yang sukses menyelesaikan banyak permasalahan sosial di negaranya, dan menawarkan lebih dari 300 program Bahasa Inggris.  

Hingga tahun 2010, Swedia telah menjadi salah satu negara Eropa yang membebaskan biaya kuliah, baik untuk warga negara Swedia maupun warga negara asing. Sayangnya, setelah tahun 2010, parlemen Swedia memutuskan untuk memungut biaya kuliah dari warga negara non-EU/EEA. Kabar baiknya adalah, mereka juga menawarkan banyak program beasiswa. 

Walau sudah tidak ada lagi universitas gratis di Swedia, beberapa institusi ternama ini menawarkan beasiswa penuh bagi mahasiswa internasional:

• Lund University  
• Halmstad University
• Uppsala University  
• Stockholm University  
• Stockholm School of Economics  
• Jonkoping University  

Universitas penelitian – Uppsala University, adalah universitas tertua yang didirikan pada tahun 1477. Universitas ini masuk dalam peringkat universitas-universitas terbaik di Eropa utara dan juga memiliki reputasi yang bagus di kalangan internasional. Universitas ini lebih terkenal lagi setelah naiknya Kekaisaran Swedia di akhir abad ke-16.

3. JERMAN

Jerman yang merupakan negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di Eropa menerapkan pajak tinggi untuk penduduknya.

Di sana, seseorang harus menyerahkan 49,8 persen dari total penghasilan alias hampir setengahnya. Tapi dampaknya, kesehatan dan pendidikan di segala tingkatan diberikan gratis. Universitas di Jerman juga gratis untuk warga negara Amerika dan pelajar internasional lainnya. Jika tidak gratis pun, pendidikan tinggi di Jerman masih terbilang terjangkau. Rata-raya biaya semester hanya US$630 atau Rp8,1 juta (US$1 = Rp13.000). 
Sekitar 900 program sarjana dan pascasarjana disampaikan dalam Bahasa Inggris, dan mencakup beragam bidang, mulai dari teknik hingga ilmu sosial.

Untuk beberapa program gelar di Jerman, Anda bahkan tidak perlu mendaftar secara khusus. Pemerintah Jerman sangat senang jika ada mahasiswa internasional yang ingin berkuliah di negaranya. Program-program kuliah disampaikan dalam Bahasa Inggris karena pemerintah Jerman ingin warganya lancar berbahasa Inggris, dan sekaligus menarik mahasiswa internasional untuk berkuliah di negaranya. 

4. NORWEGIA

Di Norwegia, orangtua tidak perlu pusing memikirkan biaya sekolah anak karena SD sampai kuliah digratiskan. Alokasi dana pendidikan didapatkan dari pajak penghasilan yang tinggi. Rata-rata penghasilan orang Norwegia mencapai US$ 33.492 (Rp435 juta) pertahun dengan kewajiban pajak penghasilan 37 persen.
Universitas-universitas negeri Norwegia dan university college tidak memungut biaya kuliah untuk semua tingkatan pendidikan (Sarjana, Master dan PhD), termasuk untuk mahasiswa internasional.

Akan tetapi beberapa universitas negeri dan university college memberlakukan biaya kuliah untuk beberapa program khusus, terutama untuk tingkatan Master. Mahasiswa juga diwajibkan untuk membayar biaya semester sebesar 300-600 NOK. 
Kebanyakan institusi swasta memungut biaya kuliah. Akan tetapi biaya tersebut sangat rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Norwegia juga tidak memberlakukan biaya kuliah yang lebih tinggi bagi mahasiswa internasional, seperti yang dilakukan oleh kebanyakan negara lain

Sistem pendidikan tinggi di Norwegia mirip dengan Amerika, dimana jumlah mahasiswa per kelas lebih sedikit, sehingga lebih dapat berinteraksi dengan dosen. Kebanyakan program kuliah juga disampaikan dalam Bahasa Inggris.

Walau biaya kuliah di Norwegia relatif rendah, jangan berpikir Anda dapat hidup hemat disana. Norwegia adalah salah satu negara dengan biaya hidup tertinggi di dunia.

5. SLOVENIA

Slovenia adalah negara yang ideal untuk kuliah. Beberapa bagian teritorinya berada di laut dan sebagian di Alpen. Slovenia menjadi batas dari Italia dan Kroasia, dan merupakan salah satu destinasi wisata populer di Eropa.

Biaya kuliah tingkat sarjana gratis di universitas. Selain itu mahasiswa juga dapat menikmati kelebihan lain, seperti makanan bersubsidi di berbagai restoran, potongan untuk transportasi umum, diskon tiket masuk untuk berbagai acara, potongan biaya kursus dan partisipasi aktifitas.

Slovenia adalah anggota dari Schengen Area dan Eurozone. Sebelumnya Slovenia hanya memiliki 2,000 orang mahasiswa internasional. Akan tetapi jumlah tersebut berlipat ganda dalam satu dekade terakhir.

Slovenia menggunakan dua bahasa pengantar dalam pendidikan tinggi mereka, yaitu Bahasa Slovenia dan Bahasa Inggris. Sebelum diterima, Anda akan diminta untuk menunjukkan bukti kelancaran berbahasa Inggris atau Bahasa Slovenia.

Terdapat sekitar 150 program Bahasa Inggris yang ditawarkan, dan mahasiswa internasional hanya dikenakan sedikit biaya pada saat pendaftaran

Sayangnya. Times Higher Education, majalah mingguan London, tidak memasukan universitas Slovenia dalam daftar World University Ranking terbaru mereka.

6. ISLANDIA (ICELAND)

Mahasiswa berkesempatan untuk berkuliah gratis di Iceland. Iceland adalah negara yang menarik, memiliki banyak mitos, legenda Viking, pemandangan alam yang indah, dengan banyak kolam air panas alami; begitu juga degan beragam makanan yang enak. Suka berpetualangan atau suka makan? Iceland dapat memenuhi keinginan Anda.

Terdapat 7 universitas utama di Iceland. 4 di antaranya adalah universitas negeri. Universitas negeri tidak memungut biaya kuliah. Anda hanya perlu membayarkan biaya pendaftaran, sekitar 100 – 250 Euro. Biaya pendaftaran lebih murah dikenakan bagi mahasiswa yang mendaftar pada pertengahan Januari dan mahasiswa difabel (cacat).

Bagi mahasiswa yang ingin mempelajari sastra, bahasa dan sejarah Iceland di University of Iceland, Menteri Pendidikan dan Sains menawarkan sejumlah beasiswa.

Jika Anda tidak berhasil mendapatkan beasiswa, Icelandic Student Loan Fund (pinjaman biaya kuliah bagi mahasiswa) menawarkan bantuan keuangan bagi mahasiswa yang memerlukan. Mahasiswa dapat mulai mengembalikan pinjaman tersebut dua tahun setelah program kuliah dimulai. Mahasiawa dari negara European Union (EU) atau European Economic Area (EEA)-European Free Trade Area (EFTA) juga berhak mengajukan pinjaman jika mereka telah bekerja di negara perdagangan mereka selama minimal 1 tahun.

Beberapa institusi bekerjasama dengan bank, organisasi dan perusahaan untuk memudahkan mahasiswa mendapatkan pinjaman atau pekerjaan sewaktu kuliah. Kartu mahasiswa diberikan bagi semua mahasiswa, dan dapat dipergunakan untuk berpergian ke Eropa, mendapatkan biaya telepon yang lebih murah, dan potongan biaya tiket masuk ke banyak tempat wisata.

Lalu bagaimana dengan di Indonesia? Meski pendidikan menyerap hingga 20 persen anggaran negara, kita masih terus berharap pemerintah bisa menggratiskan biaya pendidikan. Namun yang pasti, jangan sampai biaya menjadi penghalang buah hati untuk menggapai cita-cita. Salah satu cara untuk menyiapkan biaya pendidikan adalah dengan membuat tabungan rencana pendidikan. 

Semoga bermanfaat, jangan lupa untuk share ke orang-orang terdekat.
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.
Beasiswa S2/S3 KAUST Arab Saudi (Fellowship)

Beasiswa S2/S3 KAUST Arab Saudi (Fellowship)

11/07/2016 0
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

KAUST (King Abdullah University of Science and Technology) memberikan paket beasiswa bagi mereka yang diterima program master dan PhD.

KAUST via www.kaust.edu.sa

Fasilitas yang didapat:

• Uang saku atau stipend
• Mahasiswa doktor/PhD (S3) mendapat uang saku sebesar USD 25000/tahun. Uang saku ini kemudian naik menjadi USD 30000/tahun setelah anda lulus ujian kualifikasi, proposal atau kandidat doktoral (PhD)
• Mahasiswa master/MS (S2) mendapat uang saku sebesar USD 20000/tahun
• Tempat tinggal (apartemen/rumah)
• Di dalam apartemen/rumah disediakan tempat tidur, lemari pakaian, meja belajar/kerja, TV, internet, AC, kamar mandi dalam, kulkas, microwave, mesin cuci, mesin pengering pakaian. Tempat tinggal terdiri dari dua lantai. Lantai 1 untuk ruang tamu, dapur, tempat cuci dan kamar mandi bawah. Lantai atas untuk tempat tidur, kamar mandi atas dan ruang kerja. Ada semacam videuntuk melihat langsung lantai 1 dari lantai 2.
• Asuransi kesehatan
• Anda secara otomatis didaftarkan sebagai anggota BUPA (asuransi kesehatan Saudi) dan dibayar penuh preminya oleh KAUST. Ini berlaku untuk anda dan anggota keluarga yang mendampingi
• Tiket pesawat pulang-pergi ke Indonesia (atau negara lain) satu kali setiap tahun

Keuntungan non-materi di KAUST

• Kamu memiliki kesempatan melakukan riset dengan para profesor kelas dunia, berkolaborasi riset dengan perusahaan besar dunia seperti Saudi Aramco, Boeing, Sabic, Schlumberger, serta akses menggunakan fasilitas riset yang mutakhir. Dengar 20 milyar dollar hasil dari sumbangan Raja Abdullah, kampus ini sangat menggiurkan bagi banyak profesor ternama karena renumerasinya tinggi dan fasilitas-fasilitas riset yang mahal.
• Bagi mahasiswa muslim, kamu berkesempatan mengunjungi tempat-tempat suci seperti Makkah dan Madinah. KAUST menyediakan layanan bus secara gratis untuk mengunjungi tempat tersebut bagi yang ingin melaksanan ibadah umrah dan ziarah di kota Madinah.
• Lingkungan hidup berbahasa Inggris. Di sini kamu bisa berlatih dan semakin menyempurnakan bahasa Inggris. Kamu nggak wajib bisa berbahasa Arab di KAUST.

Persyaratan akademik untuk kuliah S2/S3 di KAUST

• IPK (Indeks Prestasi Kumulatif). KAUST TIDAK menentukan batas IPK minimum bagi calon mahasiswa S2/S3. Artinya, kamu punya IPK berapa saja boleh mendaftar ya!
Akan tetapi, IPK rata-rata dari mahasiswa yang SUDAH diterima di KAUST saat ini adalah 3.7 (ini didapat dari data resmi KAUST). Informasi ini hanya tambahan saja, sebagai perbandingan, bukan angka mutlak. Mahasiswa Indonesia yang diterima program master di KAUST mempunyai IPK 3.30/4.0 (IPK minimum) dan rata-ratanya 3.67. Sedangkan mahasiswa Indonesia yang diterima program PhD di KAUST mempunyai IPK S1 3.10 (minimum) dan 3.46 (rata-rata); IPK S2-nya adalah 2.90 (min) dan 3.64 (rata-rata).
• Kemampuan Bahasa Inggris. KAUST mensyaratkan nilai minimum TOEFL IBT 79, nilai minimum IELTS 6. Hanya TOEFL iBT atau IELTS resmi yang diterima (yang harganya sekitar 150-an USD), bukan TOEFL prediction atau institution.
Nilai rata-rata TOEFL dari seluruh mahasiswa yang diterima KAUST hingga saat ini adalah 96/120. Berikut statistik nilai TOEFL dan IELTS mahasiswa Indonesia yang diterima di KAUST (sampling 13 mahasiswa): TOEFL iBT: nilai minimum: 83/120, nilai rata-rata: 93/120. IELTS: nilai minimum: 6.0, nilai rata-rata: 6.25
• GRE (Graduate Record Examination). KAUST sangat menganjurkan pendaftar untuk menyertakan nilai GRE, tetapi tidak diharuskan.
Dari sampling 13 mahasiswa Indonesia yang diterima di KAUST, ternyata hanya 1 orang yang mengumpulkan nilai GRE.
• Transkrip S1 dan/atau S2. Hasil scan dari transkrip S1 dan S2 diupload ke sistem aplikasi online. Setelah dinyatakan diterima oleh KAUST, hardcopy transkrip harus dikirim langsung ke KAUST oleh kampus yang mengeluarkan transkrip.
• Statement of Purpose. Mengumpulkan Statement of Purpose yang isinya motivasi, persiapan, riset yang kamu minati, dan rencana masa depan kamu. Intinya kamu harus bercerita dengan saya baik untuk meyakinkan KAUST mengapa mereka harus memilih kamu sebagai penerima beasiswa. (I am a gifted student, highly talented, enriched with experience in my research field. I was born with a gifted photographic memory capability makes me a inevitable investment for your university career bla bla bla)
• Surat Rekomendasi. Surat rekomendasi dari 3 dosen/professor yang pernah membimbing/bekerjasama/mengenal kamu. Isinya untuk menjelaskan tentang kepribadian kamu, keahlian kamu, prestasi kamu, segala keterangan yang bisa meyakinkan pihak KAUST bahwa kamu adalah kandidat yang tepat. Jadi intinya, surat ini seharusnya ditulis oleh orang yang benar-benar dekat sama kamu dan mengenal pribadi kamu, dan pastinya tidak sedang punya rasa sakit hati  terhadap kamu (karena bisa jadi dia malah akan menjelek-jelekkan kamu). Jadi. tidak harus Pak rektor kok hehehe). Suratnya hanya perlu disubmit online, jadi tidak perlu dikirim melalui pos.

Siapa saja yang boleh mendaftar? (Eligibility)

Pada dasarnya semua orang yang memenuhi syarat syarat diatas, boleh saja mendaftar. Namun, karena lokasi kampus KAUST yang terletak di negara Arab Saudi yang identik dengan Islam, berikut akan ditekankan beberapa hal tentang siapa saja yang boleh mendafatar:
• Siapa saja boleh mendaftar, baik Muslim maupun Non-muslim. Tidak akan ada permasalahan agama pada kampus ini. FYI, lebih dari 50 persen kampus ini dipenuhi oleh warga Bule dari Eropa, Amerika, Meksiko, India, Filipina, dan Cina. Jadi bisa dipastikan tidak akan ada permasalahan agama apalagi dipaksa untuk pindah memeluk suatu agama tertentu. Sampai saat ini, ada 3 mahasiswa Indonesia non-muslim dan telah lulus dari KAUST (Kesempatan terbukan bagi muslim maupun nonmuslim). Jadi, jangan ragu bagi yang nonmuslim untuk mendaftar.
• Laki-laki dan perempuan mempunyai kesempatan yang sama untuk dapat diterima. Penting untuk diketahui, wanita tidak harus/tidak perludidampingi Mahramnya sewaktu kuliah disini (Tidak harus menikah dahulu atau membawa suami).
• Tidak ada perbedaan kesempatan antara calon mahasiswa yang belum atau sudah berkeluarga. Bahkan, untuk mahasiswa yang sudah berkeluarga dan ingin membawa keluarganya akan diberikan fasilitas lebih, seperti rumah tinggal yang lebih besar dan tiket pesawat pulang pergi yang juga mengcover tiket pesawat untuk anak dan istri/suami.

Bagaimana cara daftarnya?

Pada prinsipnya, proses pendaftaran dimulai dengan pencarian calon profesor pembimbing S2/S3 kita. Biasanya calon mahasiswa memulai perburuannya dengan browsing website KAUST dan melihat lihat profil profesor yang memiliki bidang penelitian yang cocok dengan minat dan latar belakang penelitian calon mahasiswa.
Ketika sudah menemukan calon profesornya, langsung aja hubungi beliau yaitu kirim email dan tanya apakah beliau tertarik untuk merekrut murid baru

tips: ada beberapa teman disini, mereka tebar email ke banyak profesor, untuk memperbesar peluang mereka diterima. bahkan ada yang malah dibalas oleh 3 profesor sekaligus sampe bingung milih profesor yang mana.
Selanjutnya, biasanya setelah prof balas email, mereka akan minta untuk ngatur jadwal interview. Kalau mereka tertarik dengan kamu, mereka akan minta kalian daftar online.

Batas Akhir Pendaftaran (Application Deadline)

6 Januari 2016
Pengumuman berkisar sekitar 2 atau 3 bulan setelah deadline pendaftaran.
Catatan: Beasiswa diterima dalam Saudi Arabi Riyal (SAR). Kunjungi website resmi KAUST.

Beasiswa Full D3, S1, S2, S3 dari Pemerintah Brunei Darussalam Tahun Ajaran 2016/2017

11/06/2016 0
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh



Bagi Anda yang sudah menunggu peluang beasiswa ini, kini saatnya mempersiapkan diri untuk mendaftar. Pemerintah Brunei Darussalam kembali menyediakan beasiswa kuliah terbaru bagi pelajar internasional untuk tahun akademik 2016/2017. Beasiswa yang sedang dibuka tersebut meliputi beasiswa D3, beasiswa S1, beasiswa S2, dan beasiswa S3. Semua beasiswa ini diberikan penuh dan dapat dipergunakan untuk studi di universitas-universitas terbaik di Brunei. 

Programnya dinamai Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students. Beasiswa ini disediakan melalui Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, Brunei Darussalam. Ada empat universitas terbaik di Brunei yang menjadi tujuan studi, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Institut Teknologi Brunei (ITB), dan Politeknik Brunei (PB).

Beasiswa D3 disediakan untuk Diploma Ilmu Kesehatan yang berlangsung di Politeknik Brunei (PB), beasiswa S1 dan S2 masing-masing berlangsung empat dan dua tahun yang bisa diambil di UBD, UNNISA, dan ITB. Sementara, beasiswa S3 diberikan hingga tiga tahun untuk program doktor di UNNISA. Meski demikian evaluasi beasiswa dilakukan setiap semesternya dan kandidat harus mencapai batas minimum kredit yang ditetapkan untuk mempertahankan beasiswa. 

Persyaratan Umum:

1. Calon penerima beasiswa adalah warganegara ASEAN, OIC, dan negara anggota Commonwealth serta yang lainnya yang memenuhi syarat;
2. Calon penerima beasiswa berusia antara 18 – 25 tahun untuk program sarjana dan tidak lebih dari 35 tahun untuk program pascasarjana pada 31 Juli 2016 
3. Beasiswa tidak berlaku bagi penduduk tetap Brunei Darussalam atau warganegara asing yang menetap di Brunei Darussalam 

Persyaratan Khusus:

Dokumen aplikasi: 
1.  Mengisi formulir aplikasi (dibuat 3 rangkap) 
2. Tiga (3) lembar pasfoto terbaru ukuran paspor
3. Copy ijazah dan transkrip akademik dilegalisir (3 rangkap) 
4. Statement of Purpose (3 rangkap) – lihat di formulir
5. Salinan akta kelahiran dan paspor dilegalisir (3 rangkap)
6. Salinan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) (3 rangkap)
7. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris masing-masing dokumen aplikasi yang berbahasa Indonesia 

*Terjemahan resmi dokumen ke dalam bahasa Inggris bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau terjemahan langsung dari pihak kampus dan dicap.

Pendaftaran: 

Lengkapi formulir aplikasi (unduh) bersama dokumen aplikasi lainnya. Buat masing-masing tiga rangkap seperti yang sudah disebutkan di atas. Formulir aplikasi dapat diketik atau ditulis tangan (asalkan rapi) menggunakan tinta hitam atau biru dengan memakai kertas ukuran A4 dalam bahasa Inggris. Di laman unduh, Anda juga bisa melihat “Entry Qualification”.

Selanjutnya formulir aplikasi dan dokumen yang telah lengkap tersebut dikirimkan ke alamat Kedutaan Besar Brunei Darussalam di Jakarta atau bisa juga langsung ke Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam melalui Technical Assistance Division.

Fasilitas yang didapat:

Ada sejumlah fasilitas yang disediakan jika kita berhasil memperoleh beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam 2016/2017 ini antara lain. 

1) Kandidat terpilih akan dibebaskan dari semua biaya kuliah selama studi, 
2) Tiket pesawat PP ke Brunei Darussalam-Indonesia, 
3) Tunjangan bulanan sebesar BND 500, 
4) Tunjangan buku per tahun sebesar BND 600, 
5) Tunjangan makanan setiap bulan BND 150,
6) Setelah menyelesaikan kuliah juga akan diberikan tunjangan bagasi maksimum BND 250 untuk negara di wilayah ASEAN. 
7) Selain itu disediakan pula akomodasi tempat tinggal serta perawatan kesehatan atau gigi di rumah sakit pemerintah. 

Pengajuan Aplikasi:

Kedutaan Besar Brunei Darussalam
Jalan Teuku Umar No.51, Menteng, 
Jakarta 10210
Telp: (021) 31906080 

Atau:

Technical Assistance Division, 
Ministry of Foreign Affairs and Trade, 
Jalan Subok, Bandar Seri Begawan, BD2710, 
Brunei Darussalam. 
Fax No: (673) 2230903. 
E-mail: scholarship@mfa.gov.bn

*Bagi pelamar yang ingin studi di UBD, selain mengirimkan aplikasi di atas, juga diharuskan melengkapi aplikasi online melalui: 


Saran: Ada baiknya dokumen aplikasi beasiswa diantar langsung ke alamat Kedutaan Besar Brunei Darussalam di Jakarta. Setelah itu siapkan soft copy-nya dan kirimkan melalui email Technical Assistance Division di atas. Ini juga untuk memastikan bahwa semua dokumen yang diajukan sudah lengkap. Selain itu, formulir aplikasi yang telah diisi juga harus mendapatkan pengesahan (endorsement), biasanya melalui bagian yang mengurusi beasiswa di Kementerian Pendidikan atau Kementerian Luar Negeri. 

Aplikasi beasiswa sudah harus diterima paling lambat 9 Januari 2016. 

Pemberitahuan pemenang biasanya melalui email atau dihubungi oleh pihak kedutaan. 

Semoga bermanfaat dan jangan lupa share.
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.