Showing posts with label BeasiswaS1. Show all posts
Showing posts with label BeasiswaS1. Show all posts

Turkiye Burslari - Beasiswa Pemerintah Turki 2018

1/15/2018 0
Turkiye Burslari menyediakan beasiswa bagi para siswa dari berbagai penjuru dunia untuk kuliah di Turki, salah satunya adalah untuk orang Indonesia. Beasiswa ini diselenggarakan oleh Yurtdışı Türkler ve Akraba Topluluklar Başkanlığı (YTB)/ Republic of Türkiye Prime Ministry Presidency Turks Abroad and Related Communities atau mungkin bisa dianggap sebagai Kementerian Luar Negeri versi Turki. Gak perlu bayar biaya pendaftaran, gak perlu ribet kirim berkas kesana kesini dan gak ada tes tulis! Cukup duduk didepan komputer yang dilengkapi akses internet, klik-klik, upload data-data yang diperlukan dan kamu sudah resmi terdaftar dan siap bersaing dengan yang lainnya.
Website resmi Turkiye Burslari, www.turkiyeburslari.org, atau www.trscholarships.org, www.turkiyeburslari.gov.tr.

A. PERSYARATAN

1) Warga Negara Indonesia (sebagai salah satu negara target dalam beasiswa ini)
2) Berumur tidak lebih dari 21 tahun per tanggal 1 Januari (utk S1) atau tidak lebih dari 30 (utk s2) (persyaratan ini bisa berubah, utk lebih lengkapnya, buka link diatas)
3) Tidak sedang atau tidak pernah menerima beasiswa dari Pemerintah Turki sebelumnya.
4) Pelajar yang sedang berkuliah di Turki tidak diperkenankan untuk mendaftar beasiswa untuk jenjang yang sama. Misal, Mahasiswa S1 mendaftar program untuk S1
5) Memiliki nilai rapor dan ijazah (atau kualifikasi pendidikan lainnya) minimal 70% untuk yang ingin mempelajari hampir semua bidang studi; kecuali Medical School (Kedokteran) yang harus mempunyai nilai minimal 90%.

B. BERKAS YANG HARUS DISIAPKAN

1) Rapot
2) 2 Ijazah terahir (utk pelamar S2 atau S3. Misal, S2: Ijazah SMA dan Ijazah S1)
3) Softcopy Foto
4) Kartu Identitas yang Valid (bisa Paspor, KTP, Akte Kelahiran, dll)
5) Personal Essay/ Letter of Intent (maks. 200 karakter per pertanyaan) tentang alasan belajar ke Turki, mengapa memilih bidang studi tsb, rencana karir setelah lulus.
6) Language Proficiency Document (iBT TOEFL, IELTS, TOMER) – Ini tidak terlalu penting. Bagi yang menginginkan kuliah dengan pengantar bahasa Inggris, harus menyertakan sertifikat TOEFL
7) 2 Reference Letter
8) Work/ Apprenticeship Letter (Opsional)
9) Sertifikat Kejuaraan (Jika melampirkan kemenangan tertentu pada formulir)

C. FASILITAS BEASISWA

Beasiswa yang diberikan oleh Pemerintah Turki bersifat full scholarships, meliputi:
1. Tanggungan biaya perkuliahan hingga lulus studi.
2. Tunjangan per bulan senilai 700 TL (± Rp 2,4juta) untuk mahasiswa S1, 950 TL (± Rp 3,3juta) untuk mahasiswa S2, 1400 TL (± Rp 4,9juta) untuk mahasiswa S3, dan 3000 TL (± Rp 10juta) untuk beasiswa penelitian.
3. Asrama gratis di lingkungan universitas.
4. Asuransi kesehatan.
5. Biaya perjalanan PP (Indonesia-Turki) pada awal dan akhir masa studi.
6. Gratis kursus bahasa Turki selama satu tahun sebelum perkuliahan.

D. KAPAN DIBUKA PENDAFTARAN?
Pendaftaran untuk program S2 dan S3 dimulai pada 5 Februari s/d 5 Maret 2018, sedangkan untuk S1 dimulai pada 16 April s/d 14 Mei 2018.
Inilah 6 Negara yang Menggratiskan Pendidikan Hingga Perguruan Tinggi

Inilah 6 Negara yang Menggratiskan Pendidikan Hingga Perguruan Tinggi

11/08/2016 0
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh
sumber foto: www.news.okezone.com

Pentingnya pendidikan bagi anak Indonesia membuat pemerintah menetapkan satu hari untuk diperingati sebagai hari pendidikan nasional. Pendidikan merupakan pelita, jalan keluar dari belenggu penjajahan. Kemudian dipilihlah tanggal 2 Mei yang merupakan hari kelahiran Ki Hajar Dewantara dan ditetapkan sejak 1959 sebagai hari pendidikan nasional.

Kendati demikian, 70 tahun sejak Indonesia merdeka dan 57 tahun sejak tanggal 2 Mei ditetapkan, angka putus sekolah di Indonesia masih mengkhawatirkan. Berdasararkan laporan terbaru Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD), Education at Glance 2015, persentase putus sekolah di Indonesia menempati posisi tertinggi kedua di dunia.

Laporan tersebut menyorot persentase masyarakat suatu negara yang tidak menyelesaikan pendidikan menengah (setara SMA). China menempati posisi pertama dengan jumlah pelajar putus sekolah sebanyak 64 persen. Diikuti oleh Indonesia 60 persen, Meksiko 54 persen, Turki 50 persen, Brasil 39 persen.

Di Indonesia putus sekolah seringkali dilandasi oleh alasan ekonomi seperti biaya sekolah yang mahal, keadaan ekonomi yang memaksa anak-anak bekerja membantu orangtua, akses pendidikan yang jauh dari jangkauan. Pemerintah pun berusaha menekan angka putus sekolah dengan memberikan berbagai bantuan seperti BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan KIP (Kartu Indonesia Pintar).
Agaknya Indonesia harus menunggu lama untuk bisa menggratiskan biaya pendidikan dari mulai tingkat sekolah dasar hingga tingkat perguruan tinggi seperti negara-negara berikut ini. 

1. FINLANDIA

Tahukah adik-adik Negara mana yang kualitas pendidikannya menduduki peringkat pertama di dunia?
Jawabannya adalah Finlandia. Kualitas pendidikan di Negara ini memang luar biasa sehingga membuat iri semua guru di seluruh dunia. 

Peringkat satu dunia ini diperoleh Finlandia dari hasil survey internasional yang komprehensif pada tahun 2003 oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD). Tes tersebut mengukur kemampuan siswa di bidang sains, membaca dan juga matematika. Hebatnya, Finlandia bukan hanya unggul secara akademis tapi juga unggul dalam pendidikan anak-anak lemah mental. Singkatnya, Finlandia berhasil membuat semua siswanya menjadi cerdas. Lantas apa kuncinya?

(Baca Juga: Mengapa Kualitas Pendidikan di Finlandia Menduduki Peringkat Pertama di Dunia?)

Finlandia membebaskan biaya kuliah dan menawarkan banyak program kuliah dalam Bahasa Inggris. Akan tetapi Pemerintah Finlandia meminta mahasiswa internasional untuk dapat memenuhi biaya hidup mereka dengan baik. Jadi, pendek kata, pemerintah membiayai biaya kuliah tetapi tidak untuk biaya hidup.

Kisaran biaya hidup di Finlandia untuk seorang mahasiswa adalah sekitar 500-800 Euro per bulan.

Oh ya, selain pendidikan di Finlandia gratis, guru-guru di sana dipilih secara selektif dan minimal harus mengantongi ijazah S2 dan merupakan peringkat 10 terbaik di kelasnya saat kuliah.

2. SWEDIA 

Swedia adalah salah satu negara terindah dan terkaya di dunia. Negara ini menawarkan gelar pendidikan berkualitas dan terjangkau di dunia. Lebih dari 900 program kuliah dari 35 universitas disampaikan dalam Bahasa Inggris. Swedia adalah negara yang sukses menyelesaikan banyak permasalahan sosial di negaranya, dan menawarkan lebih dari 300 program Bahasa Inggris.  

Hingga tahun 2010, Swedia telah menjadi salah satu negara Eropa yang membebaskan biaya kuliah, baik untuk warga negara Swedia maupun warga negara asing. Sayangnya, setelah tahun 2010, parlemen Swedia memutuskan untuk memungut biaya kuliah dari warga negara non-EU/EEA. Kabar baiknya adalah, mereka juga menawarkan banyak program beasiswa. 

Walau sudah tidak ada lagi universitas gratis di Swedia, beberapa institusi ternama ini menawarkan beasiswa penuh bagi mahasiswa internasional:

• Lund University  
• Halmstad University
• Uppsala University  
• Stockholm University  
• Stockholm School of Economics  
• Jonkoping University  

Universitas penelitian – Uppsala University, adalah universitas tertua yang didirikan pada tahun 1477. Universitas ini masuk dalam peringkat universitas-universitas terbaik di Eropa utara dan juga memiliki reputasi yang bagus di kalangan internasional. Universitas ini lebih terkenal lagi setelah naiknya Kekaisaran Swedia di akhir abad ke-16.

3. JERMAN

Jerman yang merupakan negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di Eropa menerapkan pajak tinggi untuk penduduknya.

Di sana, seseorang harus menyerahkan 49,8 persen dari total penghasilan alias hampir setengahnya. Tapi dampaknya, kesehatan dan pendidikan di segala tingkatan diberikan gratis. Universitas di Jerman juga gratis untuk warga negara Amerika dan pelajar internasional lainnya. Jika tidak gratis pun, pendidikan tinggi di Jerman masih terbilang terjangkau. Rata-raya biaya semester hanya US$630 atau Rp8,1 juta (US$1 = Rp13.000). 
Sekitar 900 program sarjana dan pascasarjana disampaikan dalam Bahasa Inggris, dan mencakup beragam bidang, mulai dari teknik hingga ilmu sosial.

Untuk beberapa program gelar di Jerman, Anda bahkan tidak perlu mendaftar secara khusus. Pemerintah Jerman sangat senang jika ada mahasiswa internasional yang ingin berkuliah di negaranya. Program-program kuliah disampaikan dalam Bahasa Inggris karena pemerintah Jerman ingin warganya lancar berbahasa Inggris, dan sekaligus menarik mahasiswa internasional untuk berkuliah di negaranya. 

4. NORWEGIA

Di Norwegia, orangtua tidak perlu pusing memikirkan biaya sekolah anak karena SD sampai kuliah digratiskan. Alokasi dana pendidikan didapatkan dari pajak penghasilan yang tinggi. Rata-rata penghasilan orang Norwegia mencapai US$ 33.492 (Rp435 juta) pertahun dengan kewajiban pajak penghasilan 37 persen.
Universitas-universitas negeri Norwegia dan university college tidak memungut biaya kuliah untuk semua tingkatan pendidikan (Sarjana, Master dan PhD), termasuk untuk mahasiswa internasional.

Akan tetapi beberapa universitas negeri dan university college memberlakukan biaya kuliah untuk beberapa program khusus, terutama untuk tingkatan Master. Mahasiswa juga diwajibkan untuk membayar biaya semester sebesar 300-600 NOK. 
Kebanyakan institusi swasta memungut biaya kuliah. Akan tetapi biaya tersebut sangat rendah jika dibandingkan dengan negara-negara lain. Norwegia juga tidak memberlakukan biaya kuliah yang lebih tinggi bagi mahasiswa internasional, seperti yang dilakukan oleh kebanyakan negara lain

Sistem pendidikan tinggi di Norwegia mirip dengan Amerika, dimana jumlah mahasiswa per kelas lebih sedikit, sehingga lebih dapat berinteraksi dengan dosen. Kebanyakan program kuliah juga disampaikan dalam Bahasa Inggris.

Walau biaya kuliah di Norwegia relatif rendah, jangan berpikir Anda dapat hidup hemat disana. Norwegia adalah salah satu negara dengan biaya hidup tertinggi di dunia.

5. SLOVENIA

Slovenia adalah negara yang ideal untuk kuliah. Beberapa bagian teritorinya berada di laut dan sebagian di Alpen. Slovenia menjadi batas dari Italia dan Kroasia, dan merupakan salah satu destinasi wisata populer di Eropa.

Biaya kuliah tingkat sarjana gratis di universitas. Selain itu mahasiswa juga dapat menikmati kelebihan lain, seperti makanan bersubsidi di berbagai restoran, potongan untuk transportasi umum, diskon tiket masuk untuk berbagai acara, potongan biaya kursus dan partisipasi aktifitas.

Slovenia adalah anggota dari Schengen Area dan Eurozone. Sebelumnya Slovenia hanya memiliki 2,000 orang mahasiswa internasional. Akan tetapi jumlah tersebut berlipat ganda dalam satu dekade terakhir.

Slovenia menggunakan dua bahasa pengantar dalam pendidikan tinggi mereka, yaitu Bahasa Slovenia dan Bahasa Inggris. Sebelum diterima, Anda akan diminta untuk menunjukkan bukti kelancaran berbahasa Inggris atau Bahasa Slovenia.

Terdapat sekitar 150 program Bahasa Inggris yang ditawarkan, dan mahasiswa internasional hanya dikenakan sedikit biaya pada saat pendaftaran

Sayangnya. Times Higher Education, majalah mingguan London, tidak memasukan universitas Slovenia dalam daftar World University Ranking terbaru mereka.

6. ISLANDIA (ICELAND)

Mahasiswa berkesempatan untuk berkuliah gratis di Iceland. Iceland adalah negara yang menarik, memiliki banyak mitos, legenda Viking, pemandangan alam yang indah, dengan banyak kolam air panas alami; begitu juga degan beragam makanan yang enak. Suka berpetualangan atau suka makan? Iceland dapat memenuhi keinginan Anda.

Terdapat 7 universitas utama di Iceland. 4 di antaranya adalah universitas negeri. Universitas negeri tidak memungut biaya kuliah. Anda hanya perlu membayarkan biaya pendaftaran, sekitar 100 – 250 Euro. Biaya pendaftaran lebih murah dikenakan bagi mahasiswa yang mendaftar pada pertengahan Januari dan mahasiswa difabel (cacat).

Bagi mahasiswa yang ingin mempelajari sastra, bahasa dan sejarah Iceland di University of Iceland, Menteri Pendidikan dan Sains menawarkan sejumlah beasiswa.

Jika Anda tidak berhasil mendapatkan beasiswa, Icelandic Student Loan Fund (pinjaman biaya kuliah bagi mahasiswa) menawarkan bantuan keuangan bagi mahasiswa yang memerlukan. Mahasiswa dapat mulai mengembalikan pinjaman tersebut dua tahun setelah program kuliah dimulai. Mahasiawa dari negara European Union (EU) atau European Economic Area (EEA)-European Free Trade Area (EFTA) juga berhak mengajukan pinjaman jika mereka telah bekerja di negara perdagangan mereka selama minimal 1 tahun.

Beberapa institusi bekerjasama dengan bank, organisasi dan perusahaan untuk memudahkan mahasiswa mendapatkan pinjaman atau pekerjaan sewaktu kuliah. Kartu mahasiswa diberikan bagi semua mahasiswa, dan dapat dipergunakan untuk berpergian ke Eropa, mendapatkan biaya telepon yang lebih murah, dan potongan biaya tiket masuk ke banyak tempat wisata.

Lalu bagaimana dengan di Indonesia? Meski pendidikan menyerap hingga 20 persen anggaran negara, kita masih terus berharap pemerintah bisa menggratiskan biaya pendidikan. Namun yang pasti, jangan sampai biaya menjadi penghalang buah hati untuk menggapai cita-cita. Salah satu cara untuk menyiapkan biaya pendidikan adalah dengan membuat tabungan rencana pendidikan. 

Semoga bermanfaat, jangan lupa untuk share ke orang-orang terdekat.
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Beasiswa Full D3, S1, S2, S3 dari Pemerintah Brunei Darussalam Tahun Ajaran 2016/2017

11/06/2016 0
Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh



Bagi Anda yang sudah menunggu peluang beasiswa ini, kini saatnya mempersiapkan diri untuk mendaftar. Pemerintah Brunei Darussalam kembali menyediakan beasiswa kuliah terbaru bagi pelajar internasional untuk tahun akademik 2016/2017. Beasiswa yang sedang dibuka tersebut meliputi beasiswa D3, beasiswa S1, beasiswa S2, dan beasiswa S3. Semua beasiswa ini diberikan penuh dan dapat dipergunakan untuk studi di universitas-universitas terbaik di Brunei. 

Programnya dinamai Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students. Beasiswa ini disediakan melalui Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan, Brunei Darussalam. Ada empat universitas terbaik di Brunei yang menjadi tujuan studi, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Institut Teknologi Brunei (ITB), dan Politeknik Brunei (PB).

Beasiswa D3 disediakan untuk Diploma Ilmu Kesehatan yang berlangsung di Politeknik Brunei (PB), beasiswa S1 dan S2 masing-masing berlangsung empat dan dua tahun yang bisa diambil di UBD, UNNISA, dan ITB. Sementara, beasiswa S3 diberikan hingga tiga tahun untuk program doktor di UNNISA. Meski demikian evaluasi beasiswa dilakukan setiap semesternya dan kandidat harus mencapai batas minimum kredit yang ditetapkan untuk mempertahankan beasiswa. 

Persyaratan Umum:

1. Calon penerima beasiswa adalah warganegara ASEAN, OIC, dan negara anggota Commonwealth serta yang lainnya yang memenuhi syarat;
2. Calon penerima beasiswa berusia antara 18 – 25 tahun untuk program sarjana dan tidak lebih dari 35 tahun untuk program pascasarjana pada 31 Juli 2016 
3. Beasiswa tidak berlaku bagi penduduk tetap Brunei Darussalam atau warganegara asing yang menetap di Brunei Darussalam 

Persyaratan Khusus:

Dokumen aplikasi: 
1.  Mengisi formulir aplikasi (dibuat 3 rangkap) 
2. Tiga (3) lembar pasfoto terbaru ukuran paspor
3. Copy ijazah dan transkrip akademik dilegalisir (3 rangkap) 
4. Statement of Purpose (3 rangkap) – lihat di formulir
5. Salinan akta kelahiran dan paspor dilegalisir (3 rangkap)
6. Salinan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) (3 rangkap)
7. Terjemahan resmi ke dalam bahasa Inggris masing-masing dokumen aplikasi yang berbahasa Indonesia 

*Terjemahan resmi dokumen ke dalam bahasa Inggris bisa menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau terjemahan langsung dari pihak kampus dan dicap.

Pendaftaran: 

Lengkapi formulir aplikasi (unduh) bersama dokumen aplikasi lainnya. Buat masing-masing tiga rangkap seperti yang sudah disebutkan di atas. Formulir aplikasi dapat diketik atau ditulis tangan (asalkan rapi) menggunakan tinta hitam atau biru dengan memakai kertas ukuran A4 dalam bahasa Inggris. Di laman unduh, Anda juga bisa melihat “Entry Qualification”.

Selanjutnya formulir aplikasi dan dokumen yang telah lengkap tersebut dikirimkan ke alamat Kedutaan Besar Brunei Darussalam di Jakarta atau bisa juga langsung ke Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam melalui Technical Assistance Division.

Fasilitas yang didapat:

Ada sejumlah fasilitas yang disediakan jika kita berhasil memperoleh beasiswa Pemerintah Brunei Darussalam 2016/2017 ini antara lain. 

1) Kandidat terpilih akan dibebaskan dari semua biaya kuliah selama studi, 
2) Tiket pesawat PP ke Brunei Darussalam-Indonesia, 
3) Tunjangan bulanan sebesar BND 500, 
4) Tunjangan buku per tahun sebesar BND 600, 
5) Tunjangan makanan setiap bulan BND 150,
6) Setelah menyelesaikan kuliah juga akan diberikan tunjangan bagasi maksimum BND 250 untuk negara di wilayah ASEAN. 
7) Selain itu disediakan pula akomodasi tempat tinggal serta perawatan kesehatan atau gigi di rumah sakit pemerintah. 

Pengajuan Aplikasi:

Kedutaan Besar Brunei Darussalam
Jalan Teuku Umar No.51, Menteng, 
Jakarta 10210
Telp: (021) 31906080 

Atau:

Technical Assistance Division, 
Ministry of Foreign Affairs and Trade, 
Jalan Subok, Bandar Seri Begawan, BD2710, 
Brunei Darussalam. 
Fax No: (673) 2230903. 
E-mail: scholarship@mfa.gov.bn

*Bagi pelamar yang ingin studi di UBD, selain mengirimkan aplikasi di atas, juga diharuskan melengkapi aplikasi online melalui: 


Saran: Ada baiknya dokumen aplikasi beasiswa diantar langsung ke alamat Kedutaan Besar Brunei Darussalam di Jakarta. Setelah itu siapkan soft copy-nya dan kirimkan melalui email Technical Assistance Division di atas. Ini juga untuk memastikan bahwa semua dokumen yang diajukan sudah lengkap. Selain itu, formulir aplikasi yang telah diisi juga harus mendapatkan pengesahan (endorsement), biasanya melalui bagian yang mengurusi beasiswa di Kementerian Pendidikan atau Kementerian Luar Negeri. 

Aplikasi beasiswa sudah harus diterima paling lambat 9 Januari 2016. 

Pemberitahuan pemenang biasanya melalui email atau dihubungi oleh pihak kedutaan. 

Semoga bermanfaat dan jangan lupa share.
Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh.

Beasiswa PPA & PPTI BCA 2017

10/31/2016 0

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh



Halo semuanya!
Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi informasi tentang beasiswa nih, mudah-mudahan bermanfaat bagi teman-teman semua yaa, aamiin..‪
Langsung saja, nama beasiswanya PPA dan PPTI BCA.

Apa sih PPA/PPTI BCA itu? 

Mungkin teman-teman disini masih sangat asing dengan program pendidikan yang menurut saya sangat keren ini.

PPA singkatan dari Program Pendidikan Akuntansi, sedangan PPTI singkatan dari Program Pendidikan Teknik Informatika.

PPA dan PPTI ini sendiri merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) yang diselenggarakan oleh BCA dalam rangka memberikan beasiswa pendidikan kuliah kepada kalian yang mau dan baru lulus SMA/SMK yang memiliki prestasi akademik baik namun memiliki kendala finansial dan berusia maksimal 20 tahun.

Secara umum, materi yang diberikan program pendidikan non-gelar ini setara dengan materi S1 Teknik Informatika dan Akuntansi, namun diperkaya dengan beberapa materi pengembangan diri.

Program ini berlangsung selama 30 bulan dan menggunakan system gugur dengan standar kelulusan yang ketat. Selain kegiatan di kelas, siswa juga berkesempatan magang di kantor pusat BCA.

Per 30 Juni 2016, peserta PPTI tercatat 91 orang. Pada 2016, sebanyak 29 0rang berhasil menyelesaikan program ini dan bergabung dengan BCA sebagai karyawan.

Apa aja fasilitas yang akan kita dapat nanti kalo kuliah di PPA dan PPTI?

1. Biaya kuliah gratis;
2. Uang saku tiap bulan (kalo angkatan 2015 sih uang sakunya sekitar 3 jutaan per bulan. Gak salah baca kok, per BULAN);
3. Buku-buku kuliah gratis;
4. Layanan kesehatan gratis (bahkan scalling gigi atau mau nambal gigi aja gratis);
5. Di hari pertama kuliah para maba bakal dikasih tas + tupperware + kamus + kalkulator (PPA) atau laptop (PPTI) (gak salah liat kok, bakal dapet LAPTOP :D);
6. Selama kuliah, para mahasiswa/i bakal dapet coffee break pagi + makan siang + coffee break sore. Jadi gak perlu bawa uang jajan, kalian gak bakal kelaperan di kampus;
7. Setelah lulus kuliah, kalian akan ditawarkan untuk kerja di BCA di back office bukan di front office kayak teller/CSO. (Inget, ditawarkan bukan diharuskan. Jadi kalo mau ya sudah, kalo gak mau ya sudah gak akan kena denda sepeserpun, tapi yaa harus cari kerja sendiri). Dan kita langsung dijadikan karyawan tetap lho.

(sumber: (mahasiswa PPA jurusan Akuntansi 2015))

Jika kalian berminat, silahkan baca persyaratan di bawah ini.

Persyaratan PPA/PPTI:

• WNI;
• Lulus SMA/SMK atau siswa SMA/SMK kelas XII;
• Usia maksimum 20 tahun;
• Rata-rata nilai rapor kelas X s.d. XII 7,50;
• Rata-rata nilai Matematika (SMA IPA/IPS) atau Nilai Produktif (Khusus SMK) minimal 7,50 untuk PPA;
• Rata-rata nilai Matematika (SMA IPA dan SMK Teknik yang berkaitan dengan teknologi informasi) atau Nilai Produktif (SMK Teknik yang berkaitan dengan teknologi informasi) minimal 7,50 untuk PPTI;
• Tidak pernah tinggal kelas dari SD-SMA/SMK;
• Tidak pernah terlibat narkoba dan pelanggaran hukum lainnya;
• Lulus dalam proses seleksi.

TAPI, untuk dapet beasiswa sekeren itu, ada harga yang harus dibayar yaitu kalian harus melalui beberapa seleksi yaitu:

1. Seleksi Berkas,
2. Psikotes,
3. Interview 1,
4. Interview 2, dan
5. Tes Kesehatan

Semua pendaftaran dan seleksi tidak dipungut biaya sepeser pun a.k.a GRATIS. Bahkan waktu psikotes itu kita bakal dapet makan siang gratis, kurang baik apa coba BCA?

Pendaftaran untuk tahun ajaran 2017 sudah dibuka. Jadi buat teman-teman dan adek-adek yang baru naik kelas 12, sudah bisa langsung daftar, karena nilai raport yang dibutuhkan hanya dari semester 1-4. Sedangkan untuk yang sudah lulus SMA tentu saja dari semester 1-6.

Silahkan daftar secara online di sini:

Sumber: bca.co.id

Sekian untuk informasi beasiswa kali ini, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan berkomentar atau chat ke Facebook admin.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Wasalamu’alaikum wrahmatullah wabarakatuh.